This is an outdated version published on 2020-12-01. Read the most recent version.

Dari Nungki sampai Nashar riset artistik: ilmiah dan naluriah

Authors

  • Seno Gumira Ajidarma Institut Kesenian Jakarta

Keywords:

Proses kreatif, Penelitian artistik, Pendekatan ilmiah, Pendekatan naluriah

Abstract

Dalam pembahasan penelitian artistik ini, saya mencatat dua pendekatan yang akan dibandingkan untuk melihat keberadaan dua fenomena: saintifik dan naluriah. Fakta bahwa subjek pendekatan adalah dua bidang seni yang berbeda tidak serta merta menjadi masalah, karena yang dilihat di sini adalah perbandingan prinsipprinsip pendekatan, dan bukan pendekatan dalam spesifikasi bidang seni tersebut. Korpus dari kedua pendekatan ini merupakan bagian dari proses kreatif Nungki Kusumastuti sebagai penari; dan proses kreatif Nashar sebagai pelukis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sarjana yang berprofesi sebagai seniman tidak perlu diperhatikan untuk mengurangi intensitas disiplin ilmu; Sedangkan penalaran argumentatif di luar jalur akademik tetap dapat berlangsung tanpa adanya format ilmiah yang baku. Seniman modern tahu apa yang dia tulis, dan mampu bertanggung jawab dengan penjelasan.

Published

2020-12-01

Versions

How to Cite

Gumira Ajidarma, S. (2020). Dari Nungki sampai Nashar riset artistik: ilmiah dan naluriah. Senakreasi : Seminar Nasional Kreativitas Dan Studi Seni, 2, 10-16. Retrieved from https://conference.isi-ska.ac.id/index.php/senakreasi/article/view/113

Issue

Section

Articles