Revisualisasi 3D ondel-ondel betawi berbasis teori uncanny

Authors

  • Ferric Limano Program Doktoral, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung, Indonesia
  • Yasraf Amir Piliang Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung, Indonesia
  • Irma Damajanti Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung, Indonesia

Keywords:

3D, Ondel – ondel, Revisualisasi, Teori uncanny

Abstract

Teori Luar Biasa adalah ide yang ditulis dalam esai yang dikemukakan oleh Jenstch, seorang psikolog Jerman. Dasar penelitian ini mengkaji definisi Unheimlich (Bahasa Jerman untuk Uncanny) yang berarti perasaan aneh, kurang orientasi, ketidakbenaran, ketidakpastian. Pada tahun 1919 teori ini berkembang, seorang psikolog bernama Sigmund Freud meneliti subjek Uncanny. Teori estetika berbicara tentang objek tidak dinilai berdasarkan visualnya, tetapi pada kualitas perasaan emosional penontonnya. Teori ini dikembangkan kembali pada tahun 1970 oleh Mashahiro Mori yang menamakannya sebagai Lembah Luar Biasa. Dimana terdapat variabel visual dan gerak dalam membuktikan perasaan Uncanny kepada penonton. Secara visual, jika benda tersebut
memiliki kemiripan dengan manusia tetapi gerakannya tidak sama dengan manusia, maka akibatnya adalah perasaan luar biasa
(keanehan, ragu atau takut). Ondel-ondel Betawi dapat dikategorikan sebagai boneka yaitu benda manusia yang digerakkan. Oleh karena itu Ondel-ondel Betawi juga menimbulkan perasaan luar biasa bagi penontonnya. Tujuan dari penelitian ini adalah merevisi Ondel-ondel Betawi dalam media 3D, sehingga dapat menghasilkan visual yang menarik bagi penontonnya. Metode penelitian kualitatif menggunakan eksperimen visual pemodelan 3D Ondel-ondel Betawi dan dianalisis secara deskriptif. Hasilnya berupa visual 3D Ondel-ondel Betawi berdasarkan teori Uncanny.

Published

2020-12-01

How to Cite

Limano, F., Amir Piliang, Y., & Damajanti, I. (2020). Revisualisasi 3D ondel-ondel betawi berbasis teori uncanny. Senakreasi : Seminar Nasional Kreativitas Dan Studi Seni, 2, 17-24. Retrieved from https://conference.isi-ska.ac.id/index.php/senakreasi/article/view/114

Issue

Section

Articles