FESTIVAL SUNGAI “RESIK KALI” DALAM PERSPEKTIF EKOLOGIS
Keywords:
Resik Kali, Konservasi, Perawatan Komunitas, Ekologi BudayaAbstract
Festival Sungai “Resik Kali” di Desa Sukoharjo, Pacitan, Propinsi Jawa Timur, merupakan praktik ekologi budaya yang memadukan ritual pembersihan sungai, prosesi adat, dan hiburan seni berbasis partispasi masyarakat. Kajian ini memandang festival sebagai ruang performatif yang membentuk pengalaman ekologis melalui interaksi tubuh, simbol budaya, dan lanskap alam. Dengan Merujuk pada pandangan bahwa “nilai ekologis selalu terikat pada prakatik sosial masyarakat,” penelitian ini menekankan bagaimana keterlibatan langsung, baik dalam kerja bakti maupun aktivitas performatif, menjadi sarana penting penyampaian pengetahuan lingkungan berbasis kearifan lokal. Temuan menunjukkan bahwa Resik kali tidak hanya berdampak pada kualitas ekologi sungai, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kesadaran lingkungan, dan mendorong keinginan komunitas. Oleh karena itu, festival ini menghadirkan pendekatan budaya yang efektif dalam menghubungkan tradisi, seni, dan perawatan lingkungan.
Downloads
References
Rahmawati N. Festival ekologi dan regenerasi nilai lingkungan dalam masyarakat pedesaan. Jurnal Ekologi Nusantara, 8(1), 45–60. 2022;45–60.
Sibarani R. Kearifan lokal: Hakikat, peran, dan metode tradisi lisan. Asosiasi Tradisi Lisan; 2017. 42 p.
Alaimo S. Affective ecologies: Empathy, emotion, and environmental narrative. Minnesota: University of Minnesota Press.; 2016. 88 p.
Heddon D, & MS. Environmental Performance and Practices. Routledge: Routledge.; 2020. 112 p.
Wicaksono AP. Revitalisasi ruang ekologis melalui seni berbasis komunitas. . Jurnal Ruang & Budaya, 6(2). 2021;98–112.
Kurniawan R. Model Eco-Cultural Berbasis Komunitas. . Yogyakarta: Pustaka Humaniora; 2022. 104 p.
Schechner R. Performance studies: An introduction (3rd ed.). Routledge.; 2013. 73 p.
Fischer-Lichte Erika. The Transformative Power of Performance. London: Routledge; 2008.
Turner V. The ritual process: Structure and anti-structure. Aldine; 1969. 49 p.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Indrata Nur Bayuaji, Eko Supriyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

