Isu Identitas Sebagai Ide Penciptaan Film Dokumenter Expository “Akar Manusia Urban”
Keywords:
identitas, urban, akar budaya dokumenter ekspositoris, virtual realityAbstract
Identitas memiliki peranan penting dalam kehidupan setiap individu. Identitas yang ada di masyarakat Indonesia terdiri dari beragam suku, etnis, agama dan ras. Sebagai negara demokrasi, Indonesia membebaskan masyarakatnya dalam membentuk identitas personal. Demokrasi yang ada di negara ini juga memberikan kebebasan bagi para seniman untuk mengankat isu apapun yang dirasa penting. Isu yang ingin dibahas dalam film dokumenter “Akar Manusia Urban” yaitu penelusuran akar budaya penulis tentang daerah asal kedua orang tua yaitu Kalimantan Tengah dan Flores. Akar budaya yang terputus karena kehidupan di kota besar membuat identitas penulis sebagai kaum urban berjarak dengan nilai tradisi leluhur. Pencarian kembali akar budaya ditujukan untuk memperkuat identitas penulis dalam proses pembuatan karya secara personal.
Film dokumenter merupakan film yang berdasarkan pada fakta dan realita yang ada (Kerrigan dan McIntyre 2010; Biesterfeld 2015). Isu yang biasa diangkat dalam film dokumenter merupakan isu yang terjadi di lingkungan sekitar namun sering tidak disadari. Banyak cara bertutur dan pendekatan terhadap subyek dalam pembuatan film dokumenter. Salah satu pendekatan yang sering digunakan yaitu expository. Ciri dokumenter expository adalah berbicara langsung kepada penonton dalam bentuk narasi dan teks. Narasi dan teks berguna untuk memberikan deskripsi tentang sebuah peristiwa dan mempersuasi opini penonton. Narasi yang ada juga mendukung visual pada film, sehingga penonton menerima pemahaman yang menyeluruh mengenai konteks dalam film. Film ini akan menggunakan media baru virtual reality, sebagai daya tarik baru bagi penonton. Virtual reality yang digunakan akan mengajak penonton masuk ke dimensi baru pengalaman menonton.

